Mengingat seseorang pernah berkata:
" I may look ok, I may look like the way I used to....
But I'm already at my limit. anymore pressure, I will surely break"
I thought that was impossible. why do we set limits, while we can surpass it without breaking...
ketika bertanya lagi kepada orang lain tentang limit, semakin berusaha mempercayai bahwa itu impossible. Ketika orang lain menghadapi masalah yang nyata2 ada, dan pastinya lebih complex dari apa yg sering kuhadapi, menjadi berfikir. Bahwa masalahku hanya masalah anak kecil yang seharusnya bukan sesuatu untuk dipikirkan terlalu berat.
Tapi entahlah, untuk sekali ini aku ingin berfikir tentang bahwa limit itu ada. Hanya sekali ini insyaAllah. once I pass that limit, there's no turning back. I will stay there, even it's painful. but surely, next time i won't need to pass that limit again, right?
karena, limit itu sudah terlewati.
Maka untuk kali ini, I make an excuse to my self.
and i write this, so I won't make another same excuse.
*time to review RS: sabar, yang dulu popular juga (kalo g salah tahun lalu desember, sabar ini juga lagi popular, dengan sebab yang berbeda =p=p)*
2 comments:
ndak ngerti maksudnya... hehe implisit banget yak..
hehehe
begitulah mbak kalo lagi ga jelas *hehhe
Post a Comment