January 1, Adam air plane ilang (predicted meletus di udara atau tenggelam di laut, ato 2-2nya). Wallahua'lam.
Trauma naik pesawat yang sebenernya belom sembuh sejak dulu ada "small accident" bersama air france(AF), semakin meruak. Biasanya langsung telpon rumah bilang "wah, mbak ndak berani pulang ni ..."
dan seperti biasa, ceramah abi biasanya bikin tenang. hehehe. biasanya ujung2 nya dibilang, "kl pulang naik garuda aja ya mbak, mahalan dikit ndak papa" Sebagai anak yang berbakti (takut naik pesawat-red), ya diturutin saja.
March 7 @ lab:
Percakapan rismi dan temen dari jogja juga , C.
C: "mi, kamu pulang naik apa?"
R:"Garuda dunk (hyah ada dunk nya segala)"
C: "tuh, Garuda kebakar di adisucipto, tinggal ekornya..."
R: "heee?"
adegan selanjutnya adalah mbuka liputan6.com, detik.com, kompas.com. dilanjutkan menekan tombol telpon, sms beberapa orang teman (termasuk penggemar2 garuda =p=p).
telpon rumah. ternyata abi juga lagi nonton berita di jogja TV.
pembicaraan seperti biasa kalo ketika habis kecelakaan pesawat terjadi. "yah, kalo mbak takut pulang mana bisa ketemu sama abi dan keluarga. lagian, semua sudah ditetapkan to mbak. kan mbak sendiri yang bilang ..."
hiks, bener juga. mana aplikasi iman kepada qodarullah. berkata2 emang mudah mbak, tapi mana aplikasinya.
ada sebuah artikel yang menarik tentang masalah taqdir ini di http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=152&PHPSESSID=0f40824a20027a950b4c8ae146b73fa4
applikasi dari iman terhadap takdir itu sendiri akan membuahkan sikap2 tersebut dibawah:
===================
Pertama Bersandar kepada Allah disaat melakukan usaha, tidak bersandar pada hukum sebab akibat semata karena segala sesuatu yang terjadi atas takdir dan kehendak Allah.
Kedua Seseorang menjadi tidak bangga diri di saat mendapatkan keinginannya karena seluruhnya pemberian dan karunia Allah. Sebab bangga diri akan membuat seseorang lalai untuk mensyukuri nikmat Allah.
Ketiga Merasa tenang dan tentram jiwanya dalam menghadapi segala yang terjadi pada dirinya dan tidak merasa gundah dan gelisah di saat ditimpa musibah atau kehilangan sesuatu yang dicintainya. Karena hal itu terjadi atas kehendak dan takdir Allah yang menguasai langit dan bumi, semua yang Dia kehendaki pasti terjadi.
Firman Allah: ''Tiada suatu musibahpun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirmu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya, sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan kepadamu dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri'' (Al-Hadid:22-23)
Nabi bersabda: ''Sungguh menakjubkan segala urusan orang mukmin, seluruhnya baik, yang itu tidak terjadi kecuali pada diri orang mukmin. Jika ia mendapatkan kenikmatan lalu bersyukur maka itu baik baginya, jika tertimpa musibah lalu bersabar maka itu juga baik baginya.''(HR. Muslim)
===========
Terutama poin yang pertama, jangan bersandar pada sebab. Dulu kena banget sama ini waktu ada pentium di jogja. Mencoba merelate poin ini ke kecelakaan garuda, di beberapa online newspaper disebutkan "Garuda yang dianggap aman saja terbakar". wah sebagai orang indonesia yang butuh naik pesawat, saya bingung. kok sampe digituin ya garudanya. Bener kok emang garuda dianggap aman (setidaknya saya menganggap begitu, compare sama airline2 lain di indo. Walo banyak kritikan tentang garuda sebagai national airline yang safetynya paling buruk, entah kenapa ditimbang Adam ato lion, saya milih garuda. hehehe, kok malah promosi) .
ya intinya, dari telpon kemaren, dan penenangan diri lagi, didapatkan bahwa entah mengapa insyaAllah saya masih bisa pulang naik garuda T_T. yah, sebagai manusia, hanya bisa berusaha memilih yg saya anggap paling aman. Walo itu bukan jaminan nothing will happen, tp insyaAllah udah berusaha. sisanya bertawakal saja. Toh sudah ada ketentuannya.
@another phone conversation after that:
Abi: kapan pulang mba?
R: Mei ato June, insyaAllah
yosh mantep saja.
====
Dengan melihat puing pesawat garuda dan api yang membakarnya, tidak bisa membayangkan jika orang ke trap disitu gimana. Padahal itu hanyalah api dunia, bukan api neraka.maka ingatlah Allah, semakin dekatlah
dan berdoalah,semoga bisa terhindar dari api neraka.
2 comments:
Sukron Mi, tulisannya mengingatkan kembali pada makna iman kepada Qadarullah...
setuju ma mbak damay (y)
Post a Comment